Kamis, 26 Juli 2012

Presentasi Bisnis

Presentasi bisnis adalah suatu bentuk komunikasi lisan yang berorientasi pada proposal, yang disajikan dalam suatu lingkungan bisnis kepada pendengar yang relatif homogen dari berbagai tingkatan. Fungsi presentasi ini adalah untuk menyampaikan informasi dan mempengaruhi pengambilan keputusan. Adapun orang-orang sering melihat presentasi bisnis ini sama halnya dengan pidato. Namun sebenarnya presentasi bisnis sangat berbeda dengan pidato. Perbedaannya adalah:

  • Untuk presentasi bisnis jumlah pendengar relatif sedikit namun untuk pidato umum pendengarnya relatif banyak
  • Untuk presentasi bisnis pendengarnya homogen (dari kaum bisnis sejenis) sedangkan untuk pidato umum pendengarnya relatif heterogen (dari segala kaum)
  • Tentunya untuk presentasi bisnis sering kali dilakukan dalam lingkungan bisnis seperti di ruang meeting kantor sedangkan untuk pidato umum sering kali dilakukan di tempat-tempat non-bisnis yang sifatnya umum seperti di lapangan
  • Untuk presentasi bisnis biasanya topik ditetapkan terlebih dahulu dan lebih fokus pada tujuan yang menyampaikan pesan dan mempengaruhi, sedangkan pada pidato umum topiknya lebih tidak terfokus
  • Untuk presentasi bisnis biasanya terjadi komunikasi verbal yang interaktif karena pendengar yang relatif sedikit, namun untuk pidato umum biasanya kurang interaktif karena banyaknya pendengar
Hal-hal yang Meningkatkan Effektifitas Presentasi Bisnis
  1. Penampilan yang bagus akan menarik perhatian dan membuat pendengar lebih yakin
  2. Expressi wajah yang ramah, sopan dan tidak kaku akan membuat pendengar merasa nyaman dan lebih mudah untuk diyakinkan
  3. Cara berdiri yang tegap dan siap akan menambah keyakinan para pendengar
  4. Isi presentasi yang menggunakan bahasa yang baik dan benar serta menarik akan membuat pendengar lebih fokus dan mudah menyimak

Negosiasi


Negosiasi adalah suatu proses dalam mana dua pihak atau lebih bertukar barang atau jasa dan berupaya menyepakati barang atau jasa tersebut. Faktor-faktor yang mendorong orang untuk bernegosiasi adalah konflik penting, ambisi mencari solusi dan peluang kompromi. Biasanya negosiasi dilakukan secara formal dimana hasilnya merupakan sebuah perjanjian yang telah disepakati oleh kedua belah pihak

Empat Jenis Penggolongan Negosiasi

  1. Sosial: antar keluarga, sesama anggota masyarakat dan lembaga-lembaga masyarakat
  2. Ekonomi: antar bangsa, rakyat, pemerintah dan pengusaha
  3. Politik: antar DPR, omnas dan ormas
  4. Dagang: antar pengusaha
Dua tipe Negosiasi dan ciri-cirinya
  1. Distributif
    • Motivasi menang atau kalah
    • Fokus hubungan jangka pendek
    • Kepentingan berlawanan
  2. Integratif
    • Motivasi sama-sama menang
    • Kepentingan cocok dan serasi
    • Fokus hubungan jangka panjang
Tahapan Negosiasi
  1. Persiapan dan perencanaan: waktu dan tempat, konflik, tim dan pihak ketiga
  2. Definisi aturan dasar: pembuatan aturan negosiasi
  3. Penjelasan dan pembenaran: persetujuan peraturan
  4. Negosiasi dan pemecahan: proses tawar menawar
  5. Penutupan dan pelaksanaan: penyelesaian dan pengesahan